Senin, 17 Juni 2013

Posted by macippa On 22.31
مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَائَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَهُوَ مُؤْمِنٌ (رواه الطبراني عن أبي موسى

A. Parameter Keimanan :

1. Parameter Amalan Anggota Badan
إِذَا رَأَيْتُمْ الرَّجُلَ يَتَعَاهَدُ الْمَسْجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بِالإِيمَانِ (رواه الترمذى)
"Apabila kamu melihat seseorang aktif ke Mesjid, maka saksikanlah bahwa ia seorang mukmin" [HR. Ahmad]

2. Parameter Ucapan Lisan
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُوا وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَى إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ كَذَلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوا إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, Maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan "salam" kepadamu]: "Kamu bukan seorang mukmin" (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, Karena di sisi Allah ada harta yang banyak. begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, Maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. [An-Nisa : 94]

"Hai Miqdad, apakah kamu telah membunuh orang yang mengucapkan Laa ilaha Illalloh" Bagaimana dengan ucapan Laa ilaha Illalloh mu di hari Qiyamat nanti? Lalu tutrunlah ayat ini.

3. Parameter Pengetahuan Akal
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلا أُعْتِقُهَا قَالَ ائْتِنِي بِهَا فَأَتَيْتُهُ بِهَا فَقَالَ لَهَا أَيْنَ اللَّهُ قَالَتْ فِي السَّمَاءِ قَالَ مَنْ أَنَا قَالَتْ أَنْتَ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ أَعْتِقْهَا فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ
Muawiyyah bin Al-Hakam datang membawa seorang budak wanita berkulit hitam kepada Rosululloh, lalu Rosululloh bertanya kepadanya, Dimana Alloh ?, ia menjawab, "di langit", beliau bertanya lagi, siapa aku ?, ia menjawab, "Rosul Alloh", beliaupun bersabda : "Merdekakanlah ia, karana ia adalah seorang mukminah" [HR. Muslim]

4. Parameter Keyakinan Hati
فَأَخْبرني عن الإِيمان. قال: أَن تُؤمِنَ باللهِ، وملائِكَتِهِ وكُتُبِهِ، ورسُلِهِ، واليَوْمِ الآخِرِ، وتُؤمِنَ بالْقَدَرِ خَيْرِهِ وشَرِّهِ
Beritahukanlah kepadaku apakah iman itu?, beliau menjawab, "Hendaknya engkau beriman kepada Alloh, …………..serta taqdir Alloh yang baik maupun yang buruk"[ HR. Muttafaqun 'alaihi]

5. Parameter Emosi dan Perasaan
مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَائَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَهُوَ مُؤْمِنٌ (رواه الطبراني عن أبي موسى)
Barangsiapa yang merasa senang/ gembira ketika melakukan suatu kebaikan, dan merasa sedih ketika melakukan kesalahan, dosa/ kelalaian maka ia seorang mukmin. [HR. Thobroni]

B.Kegembiraan Imani :
1. Karena ia mengetahui bahwa sekecil apapun kebaikan yang dilakukan pasti dilihat dan dicatat oleh Alloh dan tidak akan pernah terabaikan oleh-Nya.
لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْبَرُ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)", [Saba' : 3]
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. [Az-Zalzalah : 7]

2. Karena ia mengetahui bahwa sekecil apapun amal kebaikan yang dilakukan, maka ia akan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. [An-Nisa : 40]
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً
Jika ia hendak melakukan kebaikan dan benar-benar melakukannya, Alloh akan mencatat disisi-Nya 10-700 kali lipat kebaikan, bahkan berlipat ganda. [HR.Mutafaqun alaihi]

3. Karena ia mengetahui bahwa kebaikan yang dilakukannya akan menuntunnya melakukan kebaikan itu untuk yang kedua kali, ketiga danseterusnya
Kaidah : "Sesungguhnya sebagian dari balasan atas suatu kebaikan adalah kebaikan yang sejenisnya."

4. Karena ia memahami bahwa dengan kebaikan yang dilakukan maka sebagian dari dosa-dosa kecil yang telah dilakukannya akan terhapuskan.
إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. [Hud : 114]

اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ (رواه الترمؤى)

5. Karena pada saat itu ia merasakan lezatnya iman
إِنَّ النَّظْرَةَ سَهْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ مَسْمُومٌ، مَنْ تَرَكَهَا مَخَافَتِي أَبْدَلْتُهُ إِيمَانًا يَجِدُ حَلاوَتَهُ فِي قَلْبِهِ
"Pandangan adalah salah satu diantara panah-panah Iblis, barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada-Ku, niscaya aku akan memberikan ganti kepadanya dengan suatu keimanan yang bisa ia kelezatannya yang bisa ia rasakan didalam hati" [HR. Thobroni]

6. Karena dengan kebaikan yang dilakukannya, ia mendapatkan simpati dari orang-orang beriman sebagai bonus duniawi dari Alloh.
قال قتادة: كان هرم بن حيان يقول: ما أقبل عبد بقلبه إلى الله، إلا أقبل الله بقلوب المؤمنين إليه، حتى يرزقه ودهم.
Tiada seorang hamba yang mendekatkan hatinya kepada Alloh, melainkan Alloh akan mendekatkan hati orang-orang mu'min kepadanya sampai ia mendapatkan kasih saying mereka" [Siyaru A'lamin Nubala : 4/49]

C. Kesedihan Imani :
1. Karena ia menyadari bahwa sekecil apapun keburukan yang dilakukan, maka ia akan mendapatkan balasannya dari Alloh
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. [Az-Zalzalah : 8]

2. Dengan keburukan yang dilakukan berarti ada tambahan titik hitam yang mengotori hatinya.
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ
{ كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ }
Sesungguhnya seorang hamba apabila melakukan suatu dosa, maka dituliskan satu titikhitam dalam hatinya. Jika ia bertaubat, maka akan mengkilat hatinya, tetapi jika bertambah dalam melakukan dosa maka titikhitam itu akan bertambah pula, sehingga menutupi hatinya, itulah yang dimaksud firman Alloh : Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. [Al-Muthofifin : 14]

3. Karena ia merasa takut akan terseret untuk melakukan keburukan yang sama, sekali lagi sebagai balasan dari Alloh.
Kaidah : "Sebagian dari balasan atas perbuatan buruk yang kita lakukan
Adalah perbuatan buruk yang serupa."
4. Karena ia merasa malu kepada Alloh yang Maha Mengetahui semua yang ghoib dan tersembunyi.
Para Shohabat itu apabila ketinggalan sholat berjama'ah di Mesjid ia malu berpapasan dengan sahabat lainnya yang baru keluar mesjid, sehingga ia bersembunyi seraya berkata : "Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak memiliki rasa malu ketika mengalami hal seperti ini."

D. Hikmah dibalik perasaan sedih dan gembira :
1. Agar ia lebih bersemangat dalam meningkatkan amal kebaikan dan segera bertaubat dari keburukan yang telah dilakukannya.

2. Untuk melipat gandakan pahala kebaikan dan menghapuskan dosa dari keburukan yang dilakukannya.
Sebagian ulama berkata : "Jika engkau berbuat dosa dimalam hari lalu bersedih atas keburukan itu di pagi harinya, maka hal itu lebih baik daripada melakukan kebaikan di malam hari kemudian menyombongkan dirinya dengan kebaikan itu di pagi harinya."

3. Untuk menjaga keseimbangan emosional seorang mu'min
4. Hal ini sebagai anugrah dan kemurahan dari Alloh kepada seorang mu'min.

E. Langkah-langkah Amaliyah :
1. Membersihkan Hati
2. Mendekatkan diri kepada Alloh dengan Ibadah Wajib dan Sunnah
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا وَإِنْ سَأَلَنِي َلأُعْطِيَنَّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي َلأُعِيذَنَّهُ
"Waspadalah terhadap firosat seorang mu'min, karena ia melihat dengan cahaya Alloh."

3. Hidup ditengah Lingkungan Orang-orang Sholeh
4. Meluangkan waktu untuk melakukan Muhasabah dan Introsfeksi diri
5. Berdo'a
( إن الإيمان ليخلق في جوف أحدكم كما يخلق الثوب فاسألوا الله أن يجدد الإيمان في قلوبكم ) . اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِأَسْمَائِكَ الْحُسْنَى وَصِفَاتِكَ الْعُلَى أَنْ تُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِي قُلُوِْنَا ، اَلَّلُهَّم حَبِّبْ إِلَيْنَا الإِيْمَانَ وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوْبِنَا ، وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوْقَ وَالْعِصْيَانَ وَاْجَعْلَنَا مِنَ الرَاشِدِيْنَ ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالمَِيْنَ .

sumber:
http://ayo-tarbiyah.blogspot.com/2009/10/kegembiraan-dan-kesedihan-sebagai.html

Sabtu, 15 Juni 2013

Posted by macippa On 18.24
semangat mengerjakan skripsi saya muncul. setelah sekian lama saya ogah-ogahan dalam mengerjakannya. saya berharap skripsi saya segera selesai dan dapat ujian bulan juni ini. tidak mudah memang, butuh usaha dan komitment kasta tinggi. kewajiban saya yang satu ini harus segera terselesaikan. Aamiin.

akhir-akhir ini saya tertarik di dunia kepenulisan, sekedar menulis harian pendek tentang kehidupanku sehari-hari, ternyata ngefek pada perasaan yang lebih tenang.
well... saya berharap catatan-catatan pendek ini bisa diambil manfaatnya oleh pembaca. ngomong-ngomong tentang manfaat saya teringat akan kejadian yang beberapa waktu terjadi. ini tentang rasa syukur atas teguran allah lewat bahasa alam.

tanggal 3-4 Juni kemarin saya dipercaya sebagai surveyer Calon Bidik Misi (BM) Unnes, banyak hal yang dapat saya ambil manfaatnya. luar biasa. disis lain saya bisa bertaaruf lebih dekat dengan partner saya (sebut saja) namanya bunga. ceritanya bermula pada saat pagi gerimis dan mendekati hujan. kami sudah bertekad bulat untuk memulai survey pada hari itu juga, apapn halang rintang yang akan kita terjang. kami siap.

sampai pada daerah setelah krapyak ban bocor, dan harus diganti, hal ini tidak disadari oleh kami, melainan ibu pengendara yang ada dibelakang kami, pada waktu itu situasi macet, gerimis dan.... kami dikejar target. kami putuskan untuk menepi dan mengganti ban. kami sepakat bahwa ini rencana Allah supaya kita berhenti untuk sholat dzuha, dan ternyata ketika kami sholat dzuha hujan semakin deras... kami bersyukur oleh teguran ban bocor.

setelah selesai menambal kami meneruskan perjalanan sampai pada CBS (Calon Bidik Misi) pertama. sebelumnya kami bertanya pada warga dan teman saya yang tinggal di daerah itu (sidorejo). singkat cerita ibu dari orang tua CSB mengaku tidak mampu, karena kekayaan yang ada milik neneknya, seperti ini salah satu naskah hasil visiting kami:
"Ibu tinggal dirumah sendiri?"
"iya, tapi yang sebelah yang ada tamnnya itu punya simbah"
"Ooo... nggeh, ibu listriknya pake punya sendiri?"
"Bukan punya simbah, dipake bareng memang"
"ibu ada motor? berapa?"
"ada tiga, satu adek, bapak, dan punya simbah"
"punya mobil ibuk?" "punya, tapi... punya simbah"
"tanah yang didiami ini punya siapa?"
"simbah"
"sawah ada?"
"ada, punya simbah"
kesimpulannya semua punya simbah...
kami berdua berfikir, simbahnya kaya banget....
dan akhirnya visiting rumah pertama kami cukupkan dan lanjut to the next target.

kami langsung melaju teratur ke arah tersono, disana kami melewati jalan terjal hujan dan HP tanpa sinyal. sampai tersono menepati waktu dzuhur, dan kami langsung menikung ke arah masjid pasar tersono. disana kami bertanya peta arah rumah target. lucunya, ketika saya masih memakai jaket yang menutupi almamater saya dan saya berbahasa krama ibunya biasa saja, dan ketika saya mencopot jaket dan terlihat almamater unnes saya alih-alih ibunya langsung berbahasa indnesia dan terlihat exited terhadap kami berdua....

dan setelah berbincang sedikit di masjid kami memutuskan ke kantor camat untuk meminta peta lokasi yang lebih bertanggung jawab (pikirku) namun, semua diluar dugaan, pak camat malah mengantarkan kami berdua sampai tujuan dalam perjalanan ke rumah target kami melewati kebun, lembah dan kabut, untung keadaan hanya mendung sehingga jalan relatif mudah dilalui meskipn agak sempit dan berbelok-belok. sampailah pada rumah target, ternyata target kedua kami adalah anak pak lurah desa (yang notabene lurah biasanya orang mampu) mncullah tanda tanya besar diantara saya dan bunga.(bersambung)

Senin, 10 Juni 2013

Posted by macippa On 03.21
kali ini, sudah sampai masa yang aku nantikan pada waktu semester awal dahulu.... SKRIPSI, Yhup.... waktu aku baru saja semester 1-3 aku ingin banget langsung skripsi, pengen banget langsung pergi meninggalkan bangku kuliah kemudian bekerja... dan ternyata inilah rasanya... :) dan inilah saat-saat dimana aku ngerasa agak ... sedikit lelah pada skripsi, dan akhirnya blog ini sebagai pelampiasannya. selain blog ini, aku punya sebuah usaha... rajut. namanya Edelweis... aku harap musaha ini bisa berkembang dengan segenap daya yang aku miliki,,, yah... usaha kecil-kicilan sih... masih belum jalan, masih terlalu manja... belum ada targert riil. tapi aku berharap besar, setelah skripsiku selesai... aku bisa mengembangkannya... menjadi besar.... :) usaha... usaha... dan usaha... selalu usaha usaha untuk menyeleseikan skripsi, dan sedikit demi sedikit mengembangkan usahaku... i want move and move... dan inilah langkah nyata awalku untuk menggapai impian pertama dan utama, MANDIRI. aku nggak pengen ngrepotin orang-orang disekelilingku... aku pengen menjadi orang yang bermanfaat... buat orang sekelilingku...